The Maze Runner #1

“namaku Thomas..”

setidaknya itulah yang Thomas ingat. hanya namanya. Ia tidak ingat apapun tentang keluarganya, teman-temannya atau kehidupannya sebelum ini. Kenangan-kenangan miliknya hanya sebatas gambar-gambar kabur dan potongan puzzle yang tidak lengkap. Lalu tiba-tiba ia telah berada di Glade, bersama puluhan remaja seusianya yang telah lebih dulu tinggal disana. Sebuah petak gersang yang di kelilingi tembok yang menjulang kokoh dan memenjarakan mereka didalam.  Tapi keadaan buruk yang sesungguhnya berada dibalik tembok Glade.Maze- begitu mereka menyebutnya. Labirin rumit tak terpecahkan yang menjadi tempat tinggal para Griever, para monster yang siap mencincang mereka. Tembok-tembok Maze bergerak setiap malam mengganti jalur labirin itu. Membuatnya mustahil untuk dipecahkan. Namun, semua anak  di Glade tahu, hanya itu satu-satunya cara mereka untuk keluar. satu-satunya jalan mereka untuk pulang.

Pulang,

kata-kata itu seakan mengambang dalam benak Thomas. Apakah ia benar-benar memiliki rumah? apakah ada keluarga yang menunggunya diluar? Mengapa mereka ada disana? siapa yang mengirim mereka ke tempat seperti ini? Lalu dibalik keinginannya untuk keluar dari tempat itu, mengapa samar-samar Glade dan Maze terasa familier? seakan ia sudah tidak asing menjelajahi Labirin Maze dalam kehidupannya sebelumnya. Dan dari sekian banyak pertanyaan dalam benaknya, semuanya selalu kembali pada satu pertanyaan.

Siapa dirinya sebenarnya?

satu lagi buku Dystopian yang bagus. Ide ceritanya oke, tokohnya oke, tegangnya dapet banget, dan misteri-misterinya keren. sampe tiga perempat buku intensitas tegangnya tinggi banget dan terus naik.Tapi sisanya udah mulai turun. Mungkin karena udah biasa kali ya sama Griever-grievernya..he3

Griever,

Buku ini cukup istimewa dengan idenya yang bagus dan kemampuan pengarangnya membeberkan rahasia sedikit-sedikit sampe rasanya kita dibuat penasaran banget dengan kelanjutannya.

*Spoiler: pemecahan misterinya juga bagus, mulai dari jati diri Tom dan Teresa, pemecahan Maze, walaupun sedikit berharap serangga besi punya makna lebih penting dari sekedar mata-mata para Kreator. Para Kreator ini juga sedeng banget deh..ngapain bunuh anak-anak cuman buat penelitian ketahanan mental? Rasanya penyakit Flare ga ada hubungannya deh sama itu.. O iya, agak kaget juga ternyata buku ini berakhir di luar Maze dengan masalah yang bener-bener berbeda. Kayanya buku kedua ga bakal berputar-putar diantara Maze lagi ya? Kayanya harus beradaptasi ulang dengan latarnya.. tapi ga juga sih he3.*sotoy*. harus baca buku kedua artinya.

Tokoh-tokohnya oke walaupun ga ada yang bener-bener ngena dihati. Paling Thomas sama Minho kali ya..
(Minho kaya nama personil boyband Korea.#plakk. Tapi Minho emang remaja Asia gitu kan..*ngabayangin Siwon ato T.O.P*)

sisanya Oke..penasaran sama hubungan Teresa-Tom sih..
overall, 4.1/5
agak capek baca yang tegang-tegang..lanjut minggu depan aja baca yang kedua..=))

Judul The Maze Runner
No. ISBN 9789794336557
Penulis James Dashner
Penerbit Mizan
Tanggal terbit November – 2011
Jumlah Halaman 532

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s